PAGES

Kamis, 29 Desember 2011

Child is a Canvas and Parents are the Painter

Salaaam People!

i wanna say Hi to the Parents all around the world, who did a very good job.. Thank u for paint ur blank canvas into a great painting, thank u for preparing ur children to be somebody who could inspiring people.. May happiness comes along with u forever.
And i wanna say hi also, to the parents who did forgot or didn't even have any idea what will their children's gonna be, Parents who did many wrong behaviour that couldn't be imitate by their children to be "somebody". May His blessings and forgiveness always descends upon you :__(

Terimakasih dan salam itu saya sampaikan kepada para orang tua di seluruh dunia karena jika Tuhan Yang melukis pelangi Nan Agung itu, maka yang melukis seseorang menjadi sesuatu yang Bermakna adalah orangtuanya. Memang tidak sepenuhnya orang tua memiliki pengaruh terhadap keberhasilan/kegagalan seseorang, tapi Orang Tua lah yang mendirikan pondasi awal bagi terbentuknya kepribadian seseorang. Ibarat mau bikin rumah, Orang tua yang pertama kali merancang dan merencanakan bangunan itu mau menghadap ke barat/timur/selatan/utara, atau seperti apa bentuk arsitektur bangunan itu, atau mau berfungsi sebagai apakah bangunan itu nantinya?

Istilah kanvas dan pelukis ini bukan berarti orang tua punya hak penuh untuk menentukan di depannya si Anak mau jadi apa, tp Orang tua punya tanggung jawab penuh untuk membentuk pondasi awal, mencipatakan situasi kondusif untuk si Anak tumbuh berkembang sesuai dengan potensinya. Peka melihat potensi anak sejak dini, asah potensinya, jadilah pribadi yang patut dicontoh (ga pake bawel, contohin aja).
Orang tua jangan jadi pelukis egosentris, yg melukis secara sporadis!
Ngelukis tanpa konsep, ngelukis asal ngelukis yg penting ada coretan, tanpa mikir bakal jadi gambar apa, harus pake cat macem apa, kuas yg mana.

Membangun sebuah keluarga dan menghasilkan keturunan, menjadi "sekedar" tradisi sosial turun temurun yang normal-nya dilalui oleh semua mahluk, termasuk manusia. Seperti yang gampang klo ngliat seseorang berusaha membangun sebuah keluarga.. Dengan lebih repot merancang konsep resepsi pernikahan daripada mengonsep matang-matang  "kehidupan pernikahan"; keluarga macam apa yang ingin dibuat, kontribusi apa yang mau dihasilkan oleh keluarga yg ingin ia buat. Alhasil, prahara rumah tangga yang berakhir perceraian menjadi hal awam bagi manusia jaman sekarang.

"The Blank Canvas"
Aku, sebuah lukisan hasil karya kedua orang tuaku dan lingkungan tempat hidupku, mempersiapkan diri untuk menjadi seorang pelukis. Aku mau terus membaca, belajar, menyiapkan diri untuk menjadi seorang Pelukis dan menghasilkan Lukisan-lukisan indah yang mampu membuat Dunia menjadi lebih Cantik..

:)

You're the Inspiration..

Selalu penasaran klo abis ngeliat sosok Publik Figur yang menginspirasi. Penasaran pengen tau masa kecil, pola asuh, dan kebiasaan-kebiasaan apa yang ditanamkan sama orang tuanya sampe dia itu bisa menjadi seseorang yang punya makna bagi dunia. Nahhh... As i promised on my last post, i would like to share the Book Review "Memoar of David Foster".


(Sebelumnya klo yg blm familiar sm namanya David Foster, silahkan liat salah satu dari lagu ngeHITSnya ini)



David Foster lahir di Victoria, British Columbia, Kanada pada tanggal 1 November 1949. Dia satu-satunya anak lelaki di keluarganya, anak ke-6 dari 7 bersaudara. Bisa dikatakan ayahnya juga seorang musisi, dan ibunya "Wanita Karier" di rumah tangga a.k.a housewife.

Bakat musikal DF sudah terlihat dari dia umur 4 tahun, ketika ibunya lg lap-lap piano dan ga sengaja kepencet 1 tuts, waktu itu DF lg main di tengah rumah dan dia tau klo yang ke-pencet sama ibunya itu nada E. Dari situ orang tuanya sadar klo DF punya bakat musik dan merekapun mendaftarkan DF untuk ikut kursus piano. Dari umur 4 tahun - remaja - sampe akhirnya dia dewasa, DF konsisten menekuni bidang yang memang jadi passion- nya, sehingga buat dia ga pernah ada istilah "kebanyakan musik". Dulu dia pernah sekali-kalinya nolak untuk les piano, dan dia dapet hukuman dari Ibunya dengan disuruh duduk di kursi pianonya sampe tengah malem. Hal ini adalah satu bentuk konsistensi pola didik terhadap aturan yang udah dibuat sama orangtua.
"Ibuku memang tidak berbakat musik, tetapi ia mengerti sekali kalau aku berbakat dan ia ingin aku mengembangkan bakatku, ia mengajarku untuk tidak menerima bakat itu begitu saja. Ibuku benar-benar tegas dalam hal peraturan dan ada banyak peraturan yang berlaku di rumah kami."
Ga ada kompromi untuk sesuatu yang udah diputuskan, konsistensi sebuah aturan. Aturannya, David kecil harus latihan piano selama 20 menit; semalas apapun, secapek apapun aturan ini harus tetep ditegakkan. Trus, aturan-aturan lain yang dibuat untuk smua anak-anak:
"...kami harus makan malam pukul 5.30 setiap malam, dan kami tidak diizinkan untuk berbicara kecuali bila diajak bicara oleh orangtua kami. Memang kelihatan aga ketat, tetapi kalau ditinjau kembali aku rasa peraturan itu benar-benar masuk akal. Bayangkan jika 6 anak perempuan berbicara dalam waktu bersamaan, pasti suasana akan menjadi sangat hiruk pikuk.
Peraturan lainnya adalah kami harus pergi ke gereja setiap hari Minggu. Sepulang dari gereja, ketika sampai di rumah, aku mengganti pakaianku dengan pakaian biasa lalu mengerjakan tugas rumah tangga. Aku akan membantu ayahku memotong rumput atau mencari kayu untuk tungku kami, dan jika kamarku rapi aku bebas untuk bersepeda dan bermain bersama teman-temanku. Tidak ada yang khawatir mengenai helm, atau kemungkinan penculikan, atau pengendara mabuk. Satu-satunya tanggung jawabku adalah mendengarkan siulan ayahku yang memanggil untuk makan malam."
Aturan-aturan yang logis dan beralasan, aturan yang mengembangkan sisi tanggung jawab anak, orang tuanya ga perlu cerewet tentang banyak hal, cukup kasih kepercayaan. Orang tua DF juga "memanusiakan" dia sedari kecil, dengan memberi kepercayaan dan menghargai setiap keputusan.

Contohnya, waktu DF umur 10 thn pernah lg main sepedah dia papasan sama mobil polisi, anak kecil sotoy balik badan trus ngatain polisi itu "ba*i!", dan si polisi pun mundur teratur dan turun nanyain td DF manggil dia apa. DF ga ngaku krn ketakutan stengah mati, akhirnya sepedah dan pengemudi ciliknya pun diangkut ke dlm mobil polisi dan dibawa pulang untuk diserahkan ke orangtuanya. Waktu itu Ayahnya kaget dan segera nanya apa yang terjadi, polisi itu pun cerita klo td anaknya ngatain dia "ba*i". Ayah DF bertanya memastikan apa bner dia berbuat bgitu, DF bohong dan ngga ngaku. Si Ayah pun menegaskan kpd polisi "Anakku tidak berbohong, jika ia bilang tidak itu artinya dia tidak melakukannya" dan si Polisi pun pergi dengan tatapan muak ke DF. Hahaay.. Terlihat betapa si Ayah sangat menghargai ucapan DF, memposisikan DF sbg seorang manusia yang patut dipercaya.
"Ayahku tdk pernah sekalipun membahas peristiwa itu, tetapi kejadian itu tinggal bersamaku selama hidupku. Aku telah berbohong kpd Ayahku, dan aku merasa buruk sekali, dan setelah itu aku selalu berusaha utk berbohong seminimal mungkin."  
(See..?! Ga pake bawel berisik kaan...)

Orang tua Df juga ga pernah memaksakan atau mencampuri terlalu dalam mengenai pilihan hidup anaknya. Pernah, waktu Ayahnya mulai melihat DF sangat totalitas di bidang musik. Satu hari, DF pulang pagi dan Ayahnya masi bangun, DF diajak bicara serius tentang aktifitasnya -yang ga ada jeda- untuk musik. Ayahnya menanyakan keseriusan dia tentang kegiatannya itu dan mengingatkan klo bisnis musik itu tidak mudah. Tp dijawab dengan yakin sm David klo dia ga pernah ngerasa kesulitan dan disitu Ayahnya cuma minta DF untuk mengejar sesuatu yang memang jadi passion -nya, ga ada arahan ato perintah yang memaksakan kepada sesuatu yang lebih baik menurut Ayahnya, dan buktinya bidang yang katanya ngga mudah bisa menghasilkan sesuatu yang lebih dari cukup buat seorang David Foster.

Jd, klo diliat disini orang tua cuma perlu jadi fasilitator, bukan diktator. Anak itu ibarat kanvas, orang tua dan lingkungan ibarat pelukisnya. Orang tua-lah yang menggoreskan sketsa di atas kanvas pertama kali, selanjutnya kanvas itu mau ber-gambar apa, ada kontribusi dari dalam diri si Anak dan dari lingkungan tempat dia hidup.
"..Ketika berumur 5 atau 6 tahun, aku seperti diajar untuk merasa bahwa aku akan melakukan sesuatu yang penting dalam hidupku...". 
15 piala grammy, 1 piala emmy, 1 golden globe untuk lagu-lagu produksinya adalah bukti prestasi Orang tua David Foster yang berhasil menjadi fasilitator DF untuk menemukan passion -nya sedini mungkin dan akhirnya menjadi sumber penghasilan dan kebahagiaan. Bahagia karena karya-karyanya bisa membahagiakan orang di dunia tentunya..

"Kau adalah arti hidupku, kau adalah inspirasi
kau membawa rasa dalam hidupku, kau adalah inspirasi
ingin kau ada di dekatku, kuingin kau mendengar
tak ada yang lebih membutuhkanmu daripada diriku..."

Ini tuh chorus dari salah satu HIT -nya David Foster... Silahkan ditebak!
(That's why i'd prefer love songs in foreign language, buat ngartiin hrs mikir dulu. Klo lagu cintanya orang indonesia kan langsung ngerti artinya, macem2 bgitu tuh bahasanya menye'-menye'  bikin mual...)

Btw, bukannya saya segitu menggilai DF ini yaa, tp moment-nya pas aja abis nonton konsernya dan memang prestasinya yang mendunia selama 4 dekade itu meng-inspirasi saya untuk mencari tau latar belakang kehidupannya dia. Dan saya sangat antusias menyiapkan diri untuk bisa menghasilkan pribadi-pribadi penerus yang bisa mewarnai dunia seperti David Foster ini salah satunya.

Saya sedang belajar, jd klo ada yg kurang pas mohon pencerahannya kakak..



Untuk para orang tua dan calon orang tua,
"Konsisten, Beri arahan dan kepercayaan, Hargai keputusan dan jadilah Tauladan!"
Salaaaam~
:)

Minggu, 13 November 2011

The Hitman hits Jakarta!

Mulai dari jaman Ibu saya se-umur saya suka pergi-pergi nonton konser, sampe skrg giliran saya yang pergi-pergi nonton konser, ini orang masih nge-HITS! Musik yang dia ciptakan telah menjadi backsound kehidupan bagi beberapa generasi. "from 8-80"  katanya.. Dari bocah ingusan umur 8 tahun, sampe nenek kakek 80 tahun denger, familiar, dan bisa nyanyiin lagu-lagunya dia. Siapa yang ga tau The power of love - Celine Dion, you'll see - madonna, i have nothing (ost. the bodyguard) - Whitney Houston, i swear - all 4 one, you raise me up - josh groban, home - michael buble ..? Saya rasa smua penikmat musik pasti tau lagu-lagu ini.

Well, lagu-lagu yang saya sebutin itu semua hasil produksinya David Foster.. Selama 4 dekade dia menciptakan musik-musik yang berkualitas dan berhasil jadi musik latar edisi galau di kehidupan kita. kekekeke...

28 Oktober 2011 kemarin Alhamdulillah dapet kesempatan nonton live-nya di Plenary Hall JCC. Tour Asia The Hitman Returns, David Foster sama beberapa artis ngehits lainnya kayak Ashanti, Michael Bolton, Philip Bailey, Russell Watson, Charice dan... yg ga kalah menariknya ada 2 remaja Indonesia yang kepilih di audisi "Born To Sing"  yaitu Putri Ayu (IMB) dan ada anak umur 15th namanya Zaneta. Wohoow itu anak suaranya ga kalah sama charice dan atittude -nya jg pas bgt, lovable !

(Zaneta 15 tahun)  yang lucu, sebelum nyanyi dia ngebuka tangannya lebar-lebar
minta dipeluk dulu sama David Foster

Alhamdulillah seneng bgt bisa nonton Live-nya si manusia nge-HITS alias Mr. Hitman itu yah, dan perjuangan buat duduk manis nonton konsernya jg cukup seru.

Nih yaa, dia itu konser hari jum'at jam 8 malem di Senayan. Kondisinya hari jum'at itu saya masih harus kerja sampe jam 4. Pas bgt hari itu di Sekolah  lagi ada event jadi ga bisa tenggo , (fyi: saya kerja di sekolah, nanti at another post i'll tell u about my school yaa). Akhirnya baru bisa jalan jam 5 jalan dari Sekolah yang lokasinya di depok, yg bisa 2 jam br sampe sana, ya brangkat deh ya dengan rada panik. Serunya lagi ban mobil pake acara kempes dulu ya kaan. hahahahk. Jd nambah angin dulu di dket Sekolah baru abis itu jalan nge-drop mobil di rmh sepupu (krn gw tau bgt nonton konser bawa mobil tanpa supir sama dengan bunuh diri , mendingan beli dvd aja ntn sambil selimutan di rumah -_-' ) baru abis itu sambung ke senayan pake taksi. Di taksi tetep ketar ketir karena jarum jam menunjukkan jam 7 lewat sementara macet dan konser mulai jam 8. Dan Alhamdulillah bener aja prediksi gw ttg "ke konser bawa mobil tanpa supir sama dengan bunuh diri" , itu antri udah mulai dari  50 m setelah ambil karcis masuk kawasan istora Senayan lewat pintu depan Hotel Mulia situ tuh. Yasudah langsung ga pake raguragu saya bayar bapak taksi dan turun jalan kaki. Yang turun dari mobil ga cuma saya, byk ibu-ibu dan bapak-bapak gaul  dan ada mbak-mbak dengan rok mini dan high heels 12 cm gaulnya jg jalan kaki sejauh itu. Gileee... Untuung aja saya ga pake setelan yg gaya bgitu, secara abis ngantor juga, jadi jalan kaki jauh bner pun ga masalah.

Itu jalan kaki jauh dan setengah jogging karena udah jam 19.50, udah ditungguin jg sm sodara yg mau ntn bareng. Setelah ketemu sodara, antri masuk sdikit, langsung naik ke tribun berjuang lg nyari tempat duduk karena masuknya udah last minute *tepok jidat*. Dan Alhamdulillah akhirnya duduk jugaaa... 5 menit abis duduk, acara langsung mulai dibuka sama Addie M.S, seorang musisi handal indonesia, dan langsung disambung sama David Foster dengan karya andalannya dari OST. "St. Elmo's Fire".. Brrrrr~ *lumer*! Kebayar sudah kepanikan dan perjuangan dari jam 5 sore berangkat sampe jalan kaki ber-ratusratus meter tadi. *ngelap jidat*


Addie M.S did the Prologue
(Ini sebelumnya maaf loh ya foto-fotonya aga burem dan orangnya kecil-kecil, maklum kita nontonnya di tribun sih, trus kameranya pake pocket camera biasa, bukan SLR canggih bgitu. uhuhu..)


Charice

Russell Watson

Ashanti

Michael Bolton

They did great!
I really enjoy the concert, David Foster is obviously a true Entertainer, not only a hit-maker and a music producer. Sepanjang konser lebih dari 2 jam itu, dia berkali-kali turun ngebaur sama audiens dan ada aja tingkahnya yang bikin ngakak. Dia nyapa penonton di barisan depan "helloo... rich people! u sit at the front row u must be a rich man, right?"  (secara First Row  itu harga tiketnya 9jeti, nek!) sambil narik 1 bapak-bapak dari bangku paling depan dan bapak itu terus jadi bulan-bulanannya David Foster sampe konser selesai.

Man at the First Row

Dia jg dateng nyamperin audiens untuk nyanyiin beberapa bait dari lagu-lagu ciptaannya trus abis itu dikomentarin dengan komentarnya yg jail. Ditengah-tengah itu, ada audiens yg keliatan lagi nelfon, udah gitu henfonnya direbut aja gitu sama doi trus diajak ngomong lah itu si orang ditelfon yg beruntung, "hello.. i dont know who you are, but u speak to david foster!" wahahah.. Ga kebayang itu reaksi orang yg di telfon gmn.

David Foster "grab"a phone call

Trus masih di barisan depan penonton ada ibu yang bawa balita (kayaknya), trus si balita disamperin sama dia "Hello.. i think u don't even know who i am, but mommy should take u to this concert because she couldn't get someone to babysit you! And mommy, If there's somebody you've asked to babysit your child, call them and tell them you'll gonna be back home late.." Audiens ketawa serentak.


David Foster talking about the babysit

Sampe akhirnya di penghujung konser, semua artis udah tampil dan mereka tampil bersamaan bawain earth song-nya Alm. Michael Jackson *merinding disko cyiiin eyke dengerinnya* 


MJ's Earth Song  - Charice, Bolton, Watson, Bailey, Ashanti


Seperti biasanya klo di konser-konser, artisnya suka pura-pura lagu terakhir gitu padahal masih ada beberapa lagu lagi yang mau dibawain, they did it twice, yg ketiga pamit baru beneran selesai. Hahay... Memuaskan bgt lah pokonya!

Audiens yang udah pada berdiri mau keluar ruangan, balik lg berdiri persis dpan panggung
sampe lampu ruangan dinyalain tanda acara udah bneran selesai

The Sound Man behind the Flawless Show


Alhamdulillah kita keluar dengan senang dan puas hati walaupun agak mengantri turun tribun. Tapi ga boleh kelewatan mengabadikan foto diri sendiri yakaaan... ehehe.


Ga ktemu orangnya, foto bersama "gambarnya" pun jadi ;)

I dont know why, but i feel his humbleness during the show.. David Foster, a person who create many everlasting-worldwide-HIT songs!! Such an adorable person..

Karena prestasinya yg mendunia ini, saya jadi penasaran banget ini orang ibunya dulu ngidam apaan, lahirnya dimana, diajarinnya gimana, dikasih makannya apa. Yasudah, atas dasar rasa penasaran itu saya browse mbah google untuk liat masa kecilnya gimana. Eh, di mbah google kebanyakan nulisnya ttg riwayat prestasi yang sudah tercapai aja. Akhirnya nemu ttg childhood -nya di review buku biografinya, jadi ajaah saya beli bukunya. hihiiiy. Seru!


klo saya sudah penasaran, 274 halaman habis dalam waktu 4 hari saja
Ini buku isinya nyeritain masa kecil dan lingkungan keluarganya, kehidupan rumah tangga dan perjalanan karier David Foster. Intinya, dia lahir dan tumbuh dari keluarga yang stabil, dengan dua orang tua yang bertanggung jawab, matang secara emosional, dan mampu "memanusiakan" anak-anaknya sejak kecil. 
Beberapa poin yang bagus untuk para orang tua/calon orang tua dan saya mau banget share di postingan selanjutnya yaa.

Demikian laporan konser David Foster dari pandangan Jendela Jelita.
Hope u enjoy this post! Thank u bloggers..

Salaam :)

Sabtu, 22 Oktober 2011

qaddafi oh qaddafi...

Heboh pemberitaan "Qaddafi Tewas di Tangan Rakyatnya", cuplikan video kurang manusiawi yang disajikan oleh hampir seluruh stasiun TV bbrp hari ini bener-bener bikin saya penasaran "sebenernya salahnya ini orang apaan sih?". Jadilah saya bertanya-tanya "Qaddafi ini jahat apa baik sih?"
Nah, saya yakin ga sedikit juga orang-orang yang asal nonton, asal panas, asal mencaci-maki si Almarhum Qaddafi ini. Supaya kita jadi masyarakat yang lebih manis dlm menanggapi pemberitaan yg disiarin di media, saya share yah review ttg Qaddafi dari sisi temen saya, seorang researcher handal dan terpercaya dari dunia maya.. Enjoy!


Betapa dahsyatnya media bisa merubah nilai dan karakter seseorang untuk sebuah kepentingan. Media sanggup menghipnotis jutaan manusia. Bahkan media digunakan sebagai alat untuk mengontrol populasi dunia. Siapa yg mengontrol? Lihat siapa pemilik raksasa2 media di dunia? Media sanggup merubah persepsi kita tentang apapun. Maka siapapun yang menguasai media, dia sanggup mengontrol dunia.

Sadarkah kt bhw media adlh alat hipnosis massal, yg terus menerus menghasut kt utk percaya bhw apa yg dikatakan media adlh sebuah kebenaran? Boleh jadi kini media adlh alat yg paling ditakuti saat ini, krn mampu menggulingkan presiden, diktator, raja, hingga org2 dr kalangan umum. Media sanggup memberikan gambaran peristiwa di permukaan bersamaan dengan menutupi apa yg sebenarnya terjadi. Ketika media mengangkat "Balqis" anak yg sakit, semua perhatian tertuju kesana, bgmn dg anak2 yg ada di RS. Cipto yg punya penyakit sama?

Jika saya sebut nama Qaddafi
apa yg pertama kali muncul di pikiran anda.....? 
Dr mana pikiran itu muncul.....? 
Media did that to you!!! 
Saya akan beritahu apa yg tidak pernah diberitahu oleh media mainstream ttg Qaddafi atau libya:

    1. Seluruh rakyat libya menerima bagian dr penjualan minyak Libya yg lgsg ditransfer ke rekening bank mereka masing2.
    2. Pajak penghasilan bagi rakyat libya max 12%, bandingkan dg kita yg max 30%.
    3. Bank di libya tdk menganut sistem bunga (syariah), tdk seperti sistem perbankan yg diciptakan oleh Rotschild.
    4. Seluruh warga libya memiliki rumah, khadafi bersumpah bhw org tuanya tdk akan mendptkan rmh sampai semua org di libya punya rmh.
    5. Rumah-rumah di Libya tidak dikenakan hipotek.
    6. Jika seseorang ingin bertani, mereka menerima tanah, bibit dan hewan secara gratis.
    7. Listrik dan biaya pendidikan di gratiskan!
    8. Setiap orang mendapatkan medis secara gratis - bahkan utk demonstran sekalipun.
    9. Setiap pasangan pengantin baru menerima hadiah 60.000 dinar dari pemerintah.
    10. Gas di Libya di jual dg harga 0,12 sen per liter.
    11. Sebelum khadafi, penduduk libya yg melek huruf hanya 25%, sekarang 83%.
    12. Di libya, jika warga ingin membeli mobil, pemerintah memberikan subsidi 50% dr harga.
    13. Libya tidak memiliki hutang luar negeri, jmlh cadangan sampai 150 milyar dollar, dan skrg dibekukan oleh imperialisme barat.
    14. Seorang lulusan sarjana yg belum mendapatkan kerja, negara akan menggajinya dg rata2 gaji profesional sampai dia dapat kerja.
    15. Seorang ibu yg melahirkan anak menerima tunjangan 5000 dollar US. Di Australia 7000 Dollar Aus
    16. Khadafi membuat proyek irigasi terbesar di dunia, ia ingin membuat air tersedia di seluruh negara padang pasir.

Mungkin kesalahan Qaddafi bagi hegemoni barat adlh dia secara terbuka mengkritik kemunafikan imperialisme barat yg berusaha menguasai minyak. Imperialisme barat tdk pernah bs memaafkan Qaddafi krn tlh menasionalisasi minyak libya utk kepentingan libya sendiri. Qaddafi pulalah yang menyatukan negara2 afrika di bawah The United State of Afrika. Ketika sebelumnya negara2 afrika saling berperang. Jika melihat sistem negara yg diterapkan oleh khadafi di libya seperti itu, mngkn itu adlh sistem terbaik yg prnh diterapkan di dunia. Indonesia punya pancasila, Libya punya Jamahiriyah = Sebuah Negara Rakyat dimana kedaulatan ada di tangan rakyat, SDA ada di tangan rakyat.

Setelah revolusi hijau yg dilakukan oleh khadafi, libya tdk lagi menganut sistem monarki sprt negara2 arab lainnya, ini adlh negara rakyat. Tdk ada parlemen, tdk ada perdana mentri, rakyat diberikan kedaulatan penuh memimpin dirinya sendiri, Qaddafi hanya pemimpin revolusi. (FYI ayah Qaddafi meninggal ketika dia, istrinya dan ibunya masih tinggal di tenda sesuai dg sumpahnya.) 
Jangan pernah menelan mentah2 apa yg diberitahukan kpd kita lwt media, apalagi yg berhub dg kepentingan imperialisme barat!

Untuk memahami #Qaddafi dan libya sebaiknya baca buku "The Green Book". Ini semacam UU Konstitusi libya. Dlm sistem pemerintahan libya yg dibuat oleh Qaddafi, "Rakyat adalah Pemerintah, dan Pemerintah adlh rakyat". Makanya tdk ada parlemen. Apakah sama revolusi di mesir, tunisia dengan libya? Tidak! Revolusi mesir dan tunisia murni gerakan rakyat tanpa senjata, dan tanpa asing. Jika memang slrh rakyat libya yg menginginkan Qaddafi jatuh, pasti Qaddafi akan jatuh tanpa campur tangan NATO. Liat mesir dan tunisia..

Lalu siapa para pemberontak libya ini? Mereka adalah sisa2 dari revolusi hijau pendukung penguasa monarki terdahulu. Bagaimana media barat menyebut atau memberitakan para pemberontak ini? PIHAK OPOSISI. Kok tumben bukan teroris? Krn ada di pihak barat. Hillary clinton ditengah2 wawancara dgn CBSnews mendptkan konfirmasi tewasnya Qaddafi, dg gembiranya dia berkata "WE CAME, WE SAW, HE DIED"

Sblm libya diserang, Qaddafi buat kebijakan dan menyerukan negara2 penghasil minyak utk menggunakan emas dinnar sbg transaksi minyak. Apa artinya bagi negara2 pengimport minyak jika transaksi menggunakan emas dinnar? KIAMAT, terutama negara yg tdk mempunyai SDA. Menolak US dollar dan menggantinya dg dinnar emas, adlh bentuk perlawanan Qaddafi atas imperialisme barat. 6 bulan sblm Irak diserang, jg membuat kebijakan mengganti US Dollar dengan Euro sbg alat transaksi minyak.
Ini membahayakan dominasi dollar!

Referensi: 



Sumber:
Timeline Twitter >>> @richardomtlssy <<< (silahkan klik dan difollow!)


Allah Maha Tau dan Maha Adil..
Jahat baiknya Alm.Qaddafi Hak-nya Allah untuk Menghakimi.
Kita manusia cuma punya hak "membaca" - amati - pahami - dan sebarkan kebenaran! Jangan asal telan...

Smg postingan ini nambah wawasan baru yaa.
Thanks for reading!
CMIIW
:)


Rabu, 06 Juli 2011

Kenapa sih cuma Kartini yang punya hari?

(Judulnya terdengar agak sinis yaa, Bu? Bukannya aku tidak mencintaimu Ibu, tapi aku tidak mau dianggap pilih kasih sama Ibu-ibu pahlawan yang lain. ehehe.)
Masih dalam rangka memperingati hari Kartini 21 April lalu, saya mau berbagi sdikit cerita singkat tentang Pahlawan-pahlawan Wanita Indonesia selain Ibu Kita yang harum namanya itu.
Selamat membaca..

Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328-1351)
   
Tribhuwana Wijayatunggadewi adalah Ibu dari Hayam Wuruk, pemimpin dari seorang panglima seperti Patih Gajah Mada, dan ia adalah Ratu kerajaan Majapahit. Masa pemerintahan Tribhuwana terkenal sebagai masa perluasan wilayah Majapahit ke segala arah sebagai pelaksanaan Sumpah Palapa. Tahun 1343 Majapahit mengalahkan raja Kerajaan Pejeng (Bali), Dalem Bedahulu, dan kemudian seluruh Bali. 

Sultanah Seri Ratu Tajul Alam Safiatuddin Johan Berdaulat (1644-1675) 
dikenal sebagai sosok yang sangat pintar dan aktif mengembangkan ilmu pengetahuan. Selain bahasa Aceh dan Melayu, dia menguasai bahasa Arab, Persia, Spanyol dan Urdu. Di masa pemerintahannya, ilmu dan kesusastraan berkembang pesat. Ketika itulah lahir karya-karya besar dari Nuruddin ar-Raniry, Hamzah Fansuri, dan Abdur Rauf. Ia juga berhasil menampik usaha-usaha Belanda untuk menempatkan diri di daerah Aceh. VOC pun tidak berhasil memperoleh monopoli atas perdagangan timah dan komoditi lainnya. Ia dikenal sangat memajukan pendidikan, baik untuk pria maupun untuk wanita. 


Martha Christina Tiahahu (1800-1818) 
 tercatat sebagai seorang pejuang kemerdekaan yang unik yaitu seorang puteri remaja yang langsung terjun dalam medan pertempuran melawan tentara kolonial Belanda dalam perang Pattimura tahun 1817. Di kalangan para pejuang dan masyarakat sampai di kalangan musuh, ia dikenal sebagai gadis pemberani dan konsekuen terhadap cita-cita perjuangannya. Sejak awal perjuangan, ia selalu ikut mengambil bagian dan pantang mundur. Siang dan malam ia selalu hadir dan ikut dalam pembuatan kubu-kubu pertahanan. Ia bukan saja mengangkat senjata, tetapi juga memberi semangat kepada kaum wanita di negeri-negeri agar ikut membantu kaum pria di setiap medan pertempuran sehingga Belanda kewalahan menghadapi kaum wanita yang ikut berjuang. 


Cut Nyak Dhien (1848-1908) 
 Ia berasal dari keluarga Bangsawan Aceh. Pernikahan keduanya dengan Teuku Umar, salah satu tokoh yang melawan Belanda pada masa itu. Awalnya ketika Teuku Umar melamar, Cut Nyak Dhien menolak, tetapi karena Teuku Umar memperbolehkannya ikut serta dalam medan perang, Cut Nyak Dhien setuju untuk menikah dengannya pada tahun 1880 yang menyebabkan meningkatnya moral pasukan perlawanan Aceh. Mereka dikaruniai anak yang diberi nama Cut Gambang. Setelah pernikahannya dengan Teuku Umar, ia bersama Teuku Umar bertempur bersama melawan Belanda. Namun, Teuku Umar gugur saat menyerang Meulaboh pada tanggal 11 Februari 1899, sehingga ia berjuang sendirian di pedalaman Meulaboh bersama pasukan kecilnya. Cut Nyak Dien saat itu sudah tua dan memiliki penyakit encok dan rabun, sehingga satu pasukannya yang bernama Pang Laot melaporkan keberadaannya karena iba. Ia akhirnya ditangkap dan dibawa ke Banda Aceh. Di sana ia dirawat dan penyakitnya mulai sembuh. Namun, ia menambah semangat perlawanan rakyat Aceh serta masih berhubungan dengan pejuang Aceh yang belum tertangkap, sehingga ia dipindah ke Sumedang. Tjoet Nyak Dhien meninggal pada tanggal 6 November 1908 dan dimakamkan di Gunung Puyuh, Sumedang. 


Dewi Sartika (1884-1947) 
 berasal dari keluarga priyayi Sunda. Meski melanggar adat pada saat itu, orang tuanya bersikukuh menyekolahkan Dewi Sartika, ke sekolah Belanda pula. Sejak 1902, Dewi Sartika sudah merintis pendidikan bagi kaum perempuan. Di sebuah ruangan kecil, di belakang rumah ibunya di Bandung, Dewi Sartika mengajar di hadapan anggota keluarganya yang perempuan. Merenda, memasak, jahit-menjahit, membaca, menulis, dan sebagainya, menjadi materi pelajaran saat itu. Awalnya berdiri hanya beberapa Sakola Istri di wilayah pasundan, sampai pada akhirnya hampir seluruh wilayah Pasundan lengkap memiliki Sakola Kautamaan Istri di tiap kota kabupatennya pada tahun 1920, ditambah beberapa yang berdiri di kota kewedanaan. Semangat ini pun menyeberang ke Bukittinggi, di mana Sakola Kautamaan Istri didirikan oleh Encik Rama Saleh.

  Rohana Kudus (1884-1972)
 Kemudian pada masa yang sama, jika Kartini mampu menuliskan buah-buah pikiran kritisnya dalam sebuah surat kepada sahabat pena-nya, berbeda dengan Rohana Kudus yang sudah mampu melangkah lebih jauh. Ia adalah perdiri surat kabar perempuan pertama di Indonesia. Seorang perempuan yang mempunyai komitmen yang kuat pada pendidikan terutama untuk kaum perempuan. Pada zamannya Rohana termasuk salah satu dari segelintir perempuan yang percaya bahwa diskriminasi terhadap perempuan, termasuk kesempatan untuk mendapat pendidikan adalah tindakan semena-mena dan harus dilawan. Dengan kecerdasan, keberanian, pengorbanan serta perjuangannya Rohana melawan ketidakadilan untuk perubahan nasib kaum perempuan. Walaupun Rohana tidak bisa mendapat pendidikan secara formal namun ia rajin belajar dengan ayahnya. Keinginan dan semangat belajarnya yang tinggi membuat Rohana cepat menguasai materi yang diajarkan ayahnya dan selalu mencari kesempatan untuk mendapat pelajaran dari siapapun.

**************************************************************

Dan sebenarnya masih banyak lagi Pahlawan-pahlawan perempuan lain yang sebenarnya juga patut diperingati hari lahirnya. Tapi kenapa hanya Kartini? Padahal perjuangan pahlawan-pahlawan wanita lainnya tidak kalah (bahkan lebih) hebat dari Kartini. Jika kita mau peka membaca keadaan, sebenarnya banyak berita-berita di pelosok Negeri yang patut diperhatikan, seperti berita tentang kasus-kasus kurang “eksis” yg diperjuangkan oleh Alm. Munir "sang Pahlawan HAM", seperti:
1. kasus Araujo yang dituduh sebagai pemberontak melawan pemerintahan Indonesia untuk memerdekakan Timor timur dari Indonesia pada 1992
2. kasus Marsinah (seorang aktivis buruh) yang dibunuh oleh militer pada tahun 1994
3. Pembunuhan petani-petani di Nipah, Madura, oleh militer pada tahun 1993
4. Kasus kerusuhan di PT.Chief Samsung pada tahun 1995, dengan tuduhan pada mahasiswa dan petani di Pasuruan sebagai otaknya
5. Penasehat hukum Muhadi (sopir) yang dituduh melakukan penembakan terhadap seorang polisi di Madura, Jawa Timur pada 1994
6. Penasehat hukum para korban dan keluarga Korban Penghilangan Orang secara paksa 24 aktivis politik dan mahasiswa di Jakarta pada tahun 1997 hingga 1998
7. Penasehat hukum korban dan keluarga korban pembantaian dalam tragedi Tanjung Priok 1984 hingga 1998,
8. Penasehat hukum korban dan keluarga korban penembakan mahasiswa di Semanggi I (1998) dan Semanggi II (1999).

Perjuangan-perjuangan semacam inilah yang mengantarkan Pahlawan Hak Asasi Manusia itu pada racun arsenik yang memulangkan-nya pada Sang Pecipta.
Jika kita mau memperhatikan, ada kesamaan di jaman sekarang dan jaman ketika para pejuang itu masih hidup. Jaman sekarang, media hanya mengangkat berita yang “mereka” butuhkan, berita-berita yang mendukung tujuan “mereka”. Jika cenderung menghambat perputaran roda tujuan “mereka”, maka sebuah fakta realita yang nyata tidak perlu diangkat menjadi berita, bahkan perlu dimusnahkan. Sama halnya dengan kisah perjuangan wanita-wanita tersebut diatas, dianggap tidak perlu terlalu di-ekspos dalam sejarah karena hampir semuanya bergerak menentang Belanda, hanya seorang Kartini-lah yang bersahabat baik dengan mereka. Buku kumpulan surat-surat Kartini juga awalnya diterbitkan oleh penerbit di Negara tsb. Mengapa hanya Kartini? Mungkin karena hanya perjuangan Kartini yang “mereka” anggap aman ditunggangi untuk mencapai tujuan “mereka”.

Apakah tujuan “mereka”?
“Kecenderungan ke arah memperkecil peranan Islam dalam sejarah Kepulauan ini, sudah nyata pula, misalnya dalam tulisan-tulisan Snouck Hurgronje pada akhir abad yang lalu. Kemudian hampir semua sarjana-sarjana yang menulis selepas Hurgronje telah terpengaruh kesan pemikirannya yang meluas dan mendalam di kalangan mereka, sehingga tidak mengherankan sekiranya pengaruh itu masih berlaku sampai dewasa ini.” (Prof. Naquib al-Attas, Islam dalam Sejarah dan Kebudayaan Melayu, Bandung: Mizan, 1990)
Apa hubungan Kartini dengan Snouck Hurgronje? Dalam sejumlah suratnya kepada Ny. Abendanon, Kartini memang beberapa kali menyebut nama Snouck. Tampaknya, Kartini memandang orientalis-kolonialis Belanda itu sebagai orang hebat yang sangat pakar dalam soal Islam. Dalam suratnya kepada Ny. Abendanon tertanggal 18 Februari 1902, Kartini menulis:
”Salam, Bidadariku yang manis dan baik!... Masih ada lagi suatu permintaan penting yang hendak saya ajukan kepada Nyonya. Apabila Nyonya bertemu dengan teman Nyonya Dr. Snouck Hurgronje, sudikah Nyonya bertanya kepada beliau tentang hal berikut: ”Apakah dalam agama Islam juga ada hukum akil balig seperti yang terdapat dalam undang-undang bangsa Barat?” Ataukah sebaiknya saya memberanikan diri langsung bertanya kepada beliau? Saya ingin sekali mengetahui sesuatu tentang hak dan kewajiban perempuan Islam serta anak perempuannya.” (Kartini: Surat-surat kepada Ny. R.M. Abendanon-Mandri dan Suaminya, penerjemah: Sulastin Sutrisno, Jakarta: Penerbit Djambatan, 2000, hal. 234-235)

Siapakah Snouck Hurgonje?
P.SJ. Van Koningsveld memaparkan sosok dan kiprah Snouck Hurgronye dalam upaya membantu penjajah Belanda untuk ’menaklukkan Islam’. Mengikuti jejak orientalis Yahudi, Ignaz Goldziher, yang menjadi murid para Syaikh al-Azhar Kairo, Snouck sampai merasa perlu untuk menyatakan diri sebagai seorang muslim (1885) dan mengganti nama menjadi Abdul Ghaffar. Dengan itu dia bisa diterima menjadi murid para ulama Mekkah. Posisi dan pengalaman ini nantinya memudahkan langkah Snouck dalam menembus daerah-daerah Muslim di berbagai wilayah di Indonesia. (Snouck Hurgronje en Islam, terjemahan Snouck Hurgronje dan Islam, Girimukti Pusaka, 1989)
Menurut Van Koningsveld, pemerintah kolonial mengerti benar sepak terjang Snouck dalam ’penyamarannya’ sebagai Muslim. Snouck dianggap oleh banyak kaum Muslim di Nusantara ini sebagai ’ulama’. Bahkan ada yang menyebutnya sebagai ‘Mufti Hindia Belanda’. Juga ada yang memanggilnya ‘Syaikhul Islam Jawa’. Padahal, Snouck sendiri menulis tentang Islam: ”Sesungguhnya agama ini meskipun cocok untuk membiasakan ketertiban kepada orang-orang biadab, tetapi tidak dapat berdamai dengan peradaban modern, kecuali dengan suatu perubahan radikal, namun tidak sesuatu pun memberi kita hak untuk mengharapkannya.” (hal. 116)
Buah dari utilisasi “mereka” terhadap perjuangan Kartini dapat terlihat dari terdistorsi-nya pemahaman emansipasi wanita dan kesetaraan gender pada masa sekarang ini. Perempuan-perempuan jaman sekarang sibuk menggembor-gemborkan emansipasi wanita dan kesetaraan gender terhadap kaum pria tanpa mengetahui hakikat dasar dari apa yang Kartini perjuangkan. Bisa klik link ini untuk lihat contohnya http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3208100 .
Perkataan lelaki di bus TransJakarta itu selaras dengan apa yg Rohana Kudus katakan:
“Perputaran zaman tidak akan pernah membuat perempuan menyamai laki-laki. Perempuan tetaplah perempuan dengan segala kemampuan dan kewajibanya. Yang harus berubah adalah perempuan harus mendapat pendidikan dan perlakukan yang lebih baik. Perempuan harus sehat jasmani dan rohani, berakhlak dan berbudi pekerti luhur, taat beribadah yang kesemuanya hanya akan terpenuhi dengan mempunyai ilmu pengetahuan”.
************************************************************
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang BERFIKIR.”
(Q.S Ar-Ruum: 30)

Saudaraku sesama umat manusia..
Tanda itu tidak datang langsung ke hadapan kita, tidak dibisikan langsung ke telinga kita, tapi tanda-tanda itu harus dibaca dengan seksama.
Al-Qur’an = Qara’a – Yaqra’u – Iqra’= bacalah!
Marilah kita membaca dengan Hati ..

Note ini bukan dimaksudkan untuk mengedepankan satu Agama dan mengesampingkan Agama yang lain. Bukan juga untuk mengangkat perbedaan untuk diributkan, karena perbedaan itu bukan untuk diributkan, tapi untuk dikelola bersama-sama agar menjadi hal yang menguntungkan bagi seluruh penduduk ALAM SEMESTA yang dicintai Allah.
Sebenernya waktu sekolah dulu nilai sejarah saya dapet 5, jadi tolong...
CMIIW.


Pamulang, 25.04.2010
jelitaNDEN.

 

Suggested links
http://www.facebook.com/note.php?note_id=194033615294
http://www.facebook.com/note.php?note_id=249826625294
http://yossyrahadian.wordpress.com/2008/06/30/peringatan-dari-pemberontak-illuminati/

Sabtu, 02 Juli 2011

“Kalau Tuhan cuma satu, kenapa Dia menciptakan kita berbeda-beda?”

“Kalau Tuhan cuma satu, kenapa Dia menciptakan kita berbeda-beda?"
Pertanyaan yang terlontar dari seorang sahabat ketika saya sedang berdiskusi tentang Ketuhanan. 
Untuk menjawab pertanyaan tsb saya perlu membuka sejarah perkembangan Agama dari permulaan turunnya manusia ke Bumi sampai sekarang ini.

Berdasarkan sejarah yang tertulis dalam Q.S al-A’raaf: 11-18, penyebab diturunkannya manusia (Adam & Hawa) ke muka Bumi karena mereka melanggar aturan Allah utk tidak memakan buah khuldi yang terdapat di dalam surga. Godaan untuk melanggar aturan tersebut berasal dari setan/iblis yang sesuai janjinya akan menghalang-halangi manusia dari jalan yang lurus. Janji tersebut terjadi setelah ia diusir dari surga karena melanggar perintah Allah (tidak mau sujud utk memuliakan Adam).

Manusia diturunkan ke Bumi sebagai konsekuensi dari pelanggarannya thd aturan di Jannatullah. Kita turun ke Bumi dengan membawa misi, yaitu menjadi Rahmatan lil ‘Alamin (Rahmat bagi alam semesta), kita harus berlomba-lomba berbuat kebajikan untuk memenuhi syarat kembalinya ke Jannatullah. Manusia lahir ke dunia ini membawa misi, lengkap dengan segala ujian dan gangguan-gangguan iblis, sesuai dengan janjinya kpd Allah: 
“…saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” (al-A’raaf: 16-17)

Menurut saya, Allah tidak pernah menciptakan satu macam Agama-pun di Bumi ini. Agama merupakan sebuah akibat dari gangguan-gangguan Iblis yang mengacaukan misi manusia dari jalan lurusnya utk kembali kepada Allah. Iblis tidak akan tinggal diam melihat manusia berada di jalan yang lurus. Ibaratnya, gangguan iblis itu seperti semut hitam, berjalan di atas batu hitam, di kegelapan malam". Sulit untuk dapat selalu sadar bahwa mereka ada dimana-mana, menghalangi jalan kita untuk kembali kepada Allah.
“...Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, …” (Q.S al-Maa’idah: 48)
Kesimpulannya, Agama sesuai denga terminologinya A = Tidak, GAMA = Kacau. Agama ada untuk meluruskan berbagai hal yang tidak sesuai pada masa-nya, kitab-kitab dari Agama tersebut berisikan petunjuk, dan nabi-nabi yang membawanya merupakan pertolongan dari Allah utk meluruskan hal-hal kacau yang terjadi pada masa itu. Jika manusia dari jaman Adam sampai sekarang masih konsisten dengan misinya, tidak terkacaukan oleh gangguan iblis, saya rasa tidak akan ada Agama sampai saat ini.

Jadi, ingatlah misi kita, yaitu untuk kembali ke Jannatullah dengan berlomba-lomba melakukan kebajikan / menjadi pribadi Rahmatan lil ‘Alamin

CMIIW.
Salaam,

Jel.

Silaturrahim / Silaturahmi ?

Sebelum saya nulis mengenai hal ini, tolong minta dikoreksi lagi yg bner tuh SILATURRAHIIM ato SILATURAHMI ya?
Soalnya saya pernah dikoreksi oleh seorang ustadz, klo silaturahmi itu "berhubungan sama si Rahmi". Karena SILATURRAHIM itu kata2 yg berasal dari bahasa arab, yaitu shilah dan ar-RahimaShilah berarti hubungan atau menghubungkan, sedang ar-Rahima berasal dari Rahima-Yarmahu-Rahmuni atau Rahmatan yg berarti lembut dan kasih sayang.
Alasan saya menulis ttg Silaturrahim -yang kita kenal sbg tali persaudaraan- adalah karena baru2 ini saya baru mendapat pelajaran yang luar biasa mahal karena mengabaikan hal yg namanya “silaturrahim” ini.
Ternyata yang namanya menjaga tali persaudaraan, pertemanan, persahabatan itu tidak semudah dan seringan yang saya pikirkan selama ini. Salah satu bentuk menjaga silaturrahim itu seperti, sms, telfon, menyapa di dunia maya, bertandang ke rumah, atau segala bentuk aktifitas yang berhubungan dengan komunikasi kita dengan orang yang bersangkutan. Sekedar sms atau telfon untuk menyapa ”hai, apa kabar?”, itu tampaknya cukup sulit untuk saya yang baru pertama kali jadi orang sibuk.
Sebenernya saya malu dgn mengatakan sibuk, hanya dengan aktifitas yg begitu-begitu saja. Tapi mungkin kemarin itu adalah kali pertama saya menjadi orang yang memiliki banyak aktifitas dan membawa tangung jawab yang cukup berat. Sedikit berbagi cerita ketika kemarin saya menjadi seorang officer sebuah project sosial yang namanya de’saiko (parade sosial psikologi) UIN 2008. Acara yang menurut saya cukup besar (karena saya blm pernah memiliki tanggung jawab yang lebih besar dari tanggung jawab saya di acara ini). Acara ini adalah acara pertama yang dibuat oleh fakultas saya, dimana fakultas saya adalah termasuk komunitas kecil jika dibandingkan dengan fakultas-fakultas lain yang ada di UIN. Komunitas mhs/i program Ekstensi sebuah Fakultas di UIN, yang tempat kuliahnya terpisah dari fakultas-fakultas lain (what im trying to say is.. udah kampus terpencil, jauh dari keramaian fakultas2 lain, waktunya malem, orangnya sedikit, hmm klo mau dibandingin jumlah mahasiswa ekstensi dan reguler itu kira-kira 1:4 deh). Itu yang membuat saya merasa kesulitan, membangun kepercayaan orang-orang bahwa kita, komunitas kecil ini, bisa melakukan sesuatu yang tidak disangka atau bahkan tidak dianggap mampu untuk melakukan hal yang belum pernah komunitas ini lakukan. Dengan tenaga kerja seada-adanya, pengalaman organisasi segitu-gitunya, dan Alhamdulillah koneksi yang sangat mendukung suksesnya acara ini. Disini saya bold kata koneksi, karena saya sedang membahas tentang hal yang namanya silaturrahim. Koneksi yang ada kemarin ini adalah hasil dari hubungan silaturrahim dengan orang-orang yang ibu saya (thanks a million, mom!), saya, dan teman-teman panitia miliki. Sungguh besar rasa Syukur dan takjub saya dengan apa yang terjadi pada kerja keras yang kami lakukan, benar-benar Allah membuktikan klo yang namanya rejeki itu dateng dari arah yang ngga diduga-duga dan pada waktu yang tidak salah. Sebagaimana yang Rasul saw udah bilang dari dulu (seperti biasaaa~.. pake hadis lg gpp yaa!? Hehe):
Dari Anas bin Malik RA, katanya Rasulullah bersabda: ”Siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan ditunda umurnya (ajalnya), hendaknya ia menyambung silaturrahim”. (HR. Mutafaq ’Alaih)
Hadis ini merupakan anjuran untuk menyambung tali persaudaraan (silaturrahim) dan menjelaskan bahwa silaturrahim itu sebagaimana menyebabkan mendapatkan keridhaan Allah dan pahala-Nya di akhirat, ia juga menyebabkan mendapat pahala yang langsung (di dunia), yaitu tercapainya sesuatu yang dicintai manusia. Silaturrahim itu pun menyebabkan luasnya rezeki dan meluaskannya serta menyebabkan panjang umur. Itulah hak dari hakikat silaturrahim, sesungguhnya Allah swt adalah pencipta sesuatu yang menjadi sebab dan yang disebabkannya (Syekh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’diy: 99 Hadis Utama Bukhari, Muslim Mutafaq ’Alaih. 2005).
Keyakinan saya tentang kekuatan niat yang baik di dalam hati ketika saya dan teman-teman merasa hopelesskemarin, diperkuat dengan firman Allah di Q.S At-Thalak: 2-3 yang artinya:
”Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya”.
Setelah niat kami sudah benar-benar bulat membuat acara ini lillahi ta’ala , dengan berpegang teguh pada prinsipbermanfaat untuk sebanyak-banyaknya orang (Rahmatan al-’alamin) -subhanallah- rezeki yang tidak disangka-sangka datang kira-kira di dua minggu sebelum acara. Dan semua yang kita butuhkan terpenuhi dengan cukup, ga ada kekurangan, lebih dikit malah. Ckckckck.. Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya.
Memang semuanya berasal dari Allah, tapi manusia dikasi akal untuk berfikir dan daya untuk berusaha. Contoh usahanya ya silaturrahim itu, misalnya saja ibu saya bukan seorang muslimah yang suka bergaul untuk memperluas tali silaturrahim, bukan orang yang suka (maaf) basa-basi hanya untuk menyapa, menyambung silaturrahim, biar gak lose contact sama seseorang. Akan terasa lebih sulit untuk berhubungan dengan para koneksi yang mendukung kami kemarin. Karena, pasti ada kata-kata (yang walaupun tidak diungkapkan oleh orang tersebut) ”hmm.. nelfon Cuma kalo ada butuhnya ajaa!”. Kadang walopun basa-basi itu terlihat tidak penting dan kita malas untuk melakukannya, ternyata sangat penting dan berguna untuk kemudian hari.
Saya harus mengorbankan sesuatu yang ”tak ternilai” harganya, untuk dapat mengambil pelajaran yang amat berharga dari perihal silaturrahim ini. Jadi, disini saya ingin membagikan pengalaman saya ke teman-teman dan saudara-saudaraku, betapa pentingnya berbasa-basi, berkomunikasi, sempatkan waktu hanya beberapa menit saja untuk sms atau telfon untuk menyapa orang-orang yang anda kenal, siapapun itu (yaa bukan berarti satu phone book di hp kita smsin jg yah! haha).
"U will never know what u’ve got and how precious it is, till it’s GONE!"
CMIIW

Emansipasi Kartini

suggested note:
Di mata saya, wanita yang mampu berkarier dan sukses di dua dunia (rumah tangga & pekerjaan) adalah wanita yang sangat hebat. Karena saya rasa sudah cukup sulit untuk menjadi ibu yang benar-benar sukses dalam rumahnya, seperti menjadikan rumahnya bak surga dunia yang menjadi tempat berteduh paling menenangkan ketika suami pulang bekerja, mendidik dan merawat anak-anaknya hingga menjadi pribadi yang sesuai dengan amanah Allah di muka bumi ini. Sedangkan wanita yang berkarier di luar rumah harus memikirkan hal-hal lain yang diamanahkan oleh perusahaan kepada dirinya. Kasarnya, untuk fokus mengerjakan satu tugas dengan baik saja sulit, apalagi dua.

Tidak ada yang melarang wanita untuk berkarier di luar rumah. Mengutip tulisan Quraish Shihab tentang eksistensi Wanita dalam dunia kerja dalam bukunya yg berjudul Perempuan (2005: 362-363). Al-Ghazali mengemukakan empat hal dalam kaitan kerja perempuan:
1. Perempuan tersebut memiliki kemampuan luar biasa yang jarang dimiliki oleh perempuan dan lelaki. Memperkenankannya bekerja, membuahkan kemaslahatan untuk masyarakat.
2. Pekerjaan yang dilakukannya hendaklah yang layak bagi perempuan, seperti pendidikan dan bidan.
3. Prempuan bekerja untuk membantu suaminya dalam pekerjaannya.
4. Perempuan perlu bekerja demi memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarrganya, jika tidak ada yang menjamin kebutuhannya, atau kalaupun ada, namun tidak mencukupi.

Menurut saya, wanita boleh saja bekerja asalkan ia tidak lupa menentukan prioritas hidupnya, tidak lupa akan amanah (anak) yang diberikan oleh Tuhan kepadanya. Karena jika memang anak itu lahir dari rahimnya, Tuhan meng-amanahkan anak tersebut kepadanya, bukan kepada pembantunya!!!
Khilafnya mayoritas wanita akan penentuan prioritas hidup, didukung oleh gembar-gembor Emansipasi Wanita dan kesetaraan gender yang dipelopori oleh RA. Kartini. Semakin terbuka peluang untuk wanita melakukan pekerjaan-pekerjaan di luar pekerjaan rumah tangganya. Namun ingin saya klarifikasi maksud emansipasi wanita menurut Kartini bukanlah untuk dijadikan alat bagi perjuangan hak-hak perempuan, yang kemudian menjadi pemicu berkembangnya sikap bersaing yg berlebihan terhadap laki-laki dan melupakan tugas wanita yang sesungguhnya.

Maksud Kartini ketika itu adalah menuntut hak yang sama bagi laki-laki dan perempuan dalam memperoleh pendidikan setinggi-tingginya karena baginya setiap manusia diberikan kesempatan yang sama oleh Tuhan untuk mengaplikasikan potensi dirinya. Tuntutan Kartini ini yang dianggap menyalahi adat feodal pada masyarakat Jawa pada saat itu, bahwa perempuan tidak perlu bersekolah tinggi-tinggi karena hanya akan dipakai di dapur. Paham kolot dan usang inilah yang diperangi Kartini, bukan laki-laki yang secara biologis maupun politis dianggap masalah dan tantangan bagi feminisme radikal. (Efa Fillah, 2008: 5)

Kartini bukannya ingin melakukan perlawanan dengan laki-laki melainkan dengan adat feodal Jawa yang dirasanya tidak berorientasi masa depan. Berikut adalah kutipan-kutipan surat Kartini tentang hal ini:
"Apabila kami disini minta, ya mohon, mohon dengan sangat supaya diusahakan pengajaran dan pendidikan bagi anak-anak perempuan, bukanlah karena kami hendak menjadikan anak-anak perempuan menjadi saingan orang laki-laki dalam perjuangan hidup ini. Melainkan karena kami yakin akan pengaruh besar yang mungkin datang dari kaum perempuan. Kami hendak menjadikan perempuan menjadi lebih cakap dalam melakukan tugas besar yang diletakkan oleh ibu Alam sendiri ke dalam tangannya agar menjadi ibu - pendidikan umat manusia yang utama!". (Surat Kepada Tn. & Ny. Anton, 4 Oktober 1902)
"Kami yakin seyakin-yakinnya, bahwa peradaban bangsa Jawa tidak akan pesat majunya selama kaum perempuan dijauhkan dari usaha memajukan bangsa itu."

"Pekerjaan memajukan peradaban haruslah diserahkan kepada kaum perempuan. Dengan demikian maka peradaban itu akan meluas dengan cepat dalam kalangan bangsa Jawa. Ciptakanlah ibu-ibu yang cakap serta berpikiran, maka tanah Jawa pasti akan mendapat pekerja yang cakap. Peradaban dan kepandaiannya akan diturunkan kepada anak-anaknya. Anak-anak perempuannya akan menjadi ibu pula, sedangkan anak yang laki-laki kelak pasti akan menjadi penjaga kepentingan bangsanya."

Kartini menegaskan sebuah alasan bahwa anak perempuan perlu dididik agar cakap melaksanakan tugas besar sebagai ibu umat manusia kelak. Dalam surat yang lain Kartini menampilkan fakta pengaruh perempuan merubah peradaban bangsa.
Kutipan-kutipan surat di atas saya kutip dari buku Kartini Menemukan Tuhan oleh Efa Fillah (2008: 79). Saya share disini karena buku ini memberikan banyak pengetahuan baru bagi saya. Semoga bisa menambah pengetahuan baru juga untuk teman-teman sekalian yaa..
Note ini butuh banyak masukan dari teman-teman, khususnya para ibu-ibu beranak nih spertinyaa..

CMIIW :)



Mbah Surip Meninggal dunia..

"Innalillahi wa inna ilaihi raaji'un : Konsep untuk orang hidup!"
"Sesungguhnya semua berasal dari Allah, dan akan kembali kepada Allah"
Apa sih yang selama ini dikejar sama manusia.... harta? jabatan? kesuksesan?
Coba saya ambil contoh dari fenomena yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.. "Caleg Stres". Kenapa si caleg-caleg itu bisa pada stres? Ada yg bunuh diri, ada yang jalan2 bertamasya tanpa busana, yang paling mending masuk ke tempat2 rahabilitasi mental.
Astaghfirullaaaah~~ dari situ kita nilai sendiri aja deh apa yang mereka kejar klo mereka jadi anggota dewan, yang jelas klo tujuan mereka adl "mau bermanfaat utk bangsa dan negara", yaa ga usah pake stres gitu kali yaa.. masih banyak jalan buat jadi bermanfaat buat Indonesia. Alhamdulillaah... untung mereka ga dapet kursi, klo dapet apa jadinya Bangsa kita? Dipimpin sama orang-orang yang hanya siap untuk menang, tidak siap untuk kalah.. Siap untuk senang, tidak siap untuk susah!
Itu cuma satu contoh dari banyaknya tujuan hidup manusia yang ada di dunia..
Tujuan manusia hidup di Dunia ini menurut Yang Menciptakan manusia itu katanya gini:
"Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun" (Q.S al-Mulk:2)
Allah itu menciptakan kehidupan manusia di bumi ini utk diuji dan dilihat siapa yang lebih baik amalnya. Amal berasal dari bhs arab yang artinya kerja (http://id.wikipedia.org/wiki/Amal), sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), amal berarti perbuatan. Kalo saya kembangin sendiri arti amal itu adalah segala perbuatan baik moril atau materiil yang kita lakukan. Jadi pengertian saya dari Surat al-Mulk itu maksudnya kita hidup di Bumi ini untuk berlomba-lomba berbuat dan memberi segala sesuatu yang terbaik yang kita bisa. Orientasinya bukan sekedar duniawi, tapi berbuat sesuatu yang bisa dibawa mati.
Sambil mengingatkan diri saya sendiri untuk selalu melangkah, berbuat, berkata segala hal yang benar-benar ada manfaatnya, bukan hanya bermanfaat di dunia, tp juga di akhirat. Satu hadis shahih riwayat Abu Hurairah yang selalu saya ingat,
"Apabila seorang anak Adam meninggal, maka akan terputus amalannya kecuali tiga perkara : shadaqoh jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakan kepadanya".
Mengutip dari buku Akhlaq Tasawuf (Mustaqim, Abdul. 2007: 134-136), bahwa dalam hidup, manusia harus memliki kesadaran bahwa ia sesungguhnya milik Allah dan hanya akan kembali kepada-Nya. Maka sebanyak apapun dunia yang ia raih, jgn lupa bahwa itu semua dari Allah dan pada saatnya ia akan kembali kepada-Nya. Orang yang pandai adalah orang yang mau beramal untuk dirinya sendiri, artinya jika kita menolong orang lain dengan harta kita misalnya, maka itu berarti kita mengeluarkan zakat, infaq, shadaqah, semua itu sesungguhnya amal buat kita sendiri.
Nabi Isa As. juga pernah berkata "Siapa yang mau membangun rumah di atas ombak lautan? itulah perumpamaan dunia, maka janganlah kalian jadikan dunia itu sebagai tempat tinggal."
Jadi ayoo kita inget2 apa aja yang udah disiapin buat dibawa matiii..?
HAH HAH HAH..
:D
CMIIW
Ada kesalahan di dalam gadget ini